Kumpulan Perintah SQL Lengkap – Inspirasi Source Code

Membuat sebuah halaman website ada bermacam-macam perintah SQL yang digunakan, contoh : (insert into, update, delete, select, dan masih banyak lagi perintah-perintah SQL lainnnya...). Pada saat proses coding tersebut terkadang kita terkendala tentang salah satu fungsi perintah SQL tertentu. 


Pada postingan kali ini saya akan memberikan Inspirasi Source Code tentang perintah-perintah SQL lengkap beserta contohnya yang digunakan dalam membuat suatu website. 

Lihat juga : Kumpulan Perintah SQL Tentang Fungsi Tanggal

Adapun perintah-perintah SQL sebagi berikut: 

  • Create Database : Berfungsi untuk menciptakan sebuah database baru, contoh: CREATE DATABASE dengan nama kampus
  • Create Table : Befungsi untuk membuat sebuah tabel data baru pada database, contoh: CREATE TABLE `mahasiswa` (`id_mahasiswa` int(11), `nim` varchar(20),`nama_lengkap` varchar(50), `alamat` varchar(50),`email` varchar(50),`jurusan` varchar(50),`tanggal_input` date).
  • Insert Into : Perintah Insert Into berfungsi untuk menambahkan data baru pada tabel database, contoh:

  1. Cara 1 = INSERT INTO mahasiswa VALUES (id_mahasiswa, nim, nama_lengkap, alamat, email, jurusan, tanggal_input);
  2. Cara 2 = INSERT INTO `mahasiswa` (`id_mahasiswa`, `nim`, `nama_lengkap`, `alamat`, `email`, `jurusan`, `tanggal_input`) VALUES (1, '111-222-001', 'AQILA R.A', 'Desa Baru', 'aqila@gmail.com', 'Informatika', '2020-10-30');

  • Update : Perintah Update berfungsi untuk merubah/mengedit data pada tabel database yang telah terinput, contoh merubah NIM:
  • UPDATE mahasiswa SET nim='111-222-007', nama_lengkap='AQILA R.A', alamat='Desa Baru', email='aqila@gmail.com', jurusan= 'Informatika', tanggal_input= '2020-10-30' WHERE id_mahasiswa='1';
  • Delete : Perintah Delete berfungsi untuk menghapus data pada tabel database yang telah terinput, contoh: $sql=mysql_query("Delete from mahasiswa WHERE id_mahasiswa='1'");
  • Select : Perintah Select berfungsi untuk memilih data pada tabel database yang telah terinput, contoh: $sql=mysql_query("SELECT * FROM mahasiswa");
  • Select Distinct : Perintah Select Distinct berfungsi untuk memilih data-data yang berbeda (menghilangkan duplikasi) dari sebuah table database, Contoh: $sql=mysql_query("SELECT alamat FROM mahasiswa");
  • Where : Perintah where berfungsi untuk memfilter/menyaring data pada tabel database yang telah terinput, contoh: $sql=mysql_query("SELECT * FROM mahasiswa WHERE jurusan='Informatika'");
  • Order By : Perintah Order By berfungsi untuk mengurutkan data berdasarkan kolom (field) tertentu. Terdapat 2 cara untuk mengurutkan data yaitu urutan (kecil ke besar) akan tersusun secara ascending (ASC) dan mengurutkan dengan cara (besar ke kecil) yaitu descending (DESC), Contoh: $sql=mysql_query("SELECT * FROM mahasiswa ORDER BY nim ASC"); atau $sql=mysql_query("SELECT * FROM mahasiswa ORDER BY nim DESC");
  • Group By (): Perintah Group By () berfungsi untuk mengelompokkan data dengan kriteria tertentu, contoh: $sql=mysql_query("SELECT * FROM mahasiswa GROUP BY jurusan='Informatika'");
  • Like : perintah Like berfungsi bersama dengan perintah Where, untuk proses pencarian data dengan spesifikasi tertentu, contoh : $sql=mysql_query(“SELECT * FROM mahasiswa WHERE nama_lengkap LIKE ‘A%’”);

Keterangan** :
Contoh di atas berfungsi untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf depan “A”.
  • In : perintah In berfungsi untuk pencarian data menggunakan lebih dari satu filter pada perintah Where, Contoh: $sql=mysql_query(“SELECT * FROM mahasiswa WHERE jurusan IN (‘Informatika’,’Ekonomi’));
  • Between : perintah Between berfungsi untuk menentukan jangkauan pencarian, contoh : $sql=mysql_query(“SELECT * FROM mahasiswa WHERE id_mahasiswa BETWEEN 5 and 15”); 
Keterangan** 
Contoh di atas berfungsi untuk mencari data yang memiliki nomor id antara 5 dan 15.
  • Inner Join : perintah inner join  berfungsi untuk menghasilkan baris data dengan cara menggabungkan 2 buah tabel atau lebih menggunakan pasangan data yang match pada masing-masing tabel. Perintah ini sama dengan perintah join yang sering berfungsi, contoh: $sql=mysql_query(“SELECT mahasiswa.nim,mahasiswa.nama_lengkap,nilai.nim FROM mahasiswa INNER JOIN nilai ON mahasiswa.nim=nilai.nim ORDER BY mahasiswa.nim”);
  • Left Join : Berfungsi untuk menghasilkan baris data dari tabel kiri (nama tabel pertama) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kanan (nama tabel kedua), contoh : $sql=mysql_query(“SELECT mahasiswa.nim, mahasiswa.nama_lengkap, nilai.nim FROM mahasiswa LEFT JOIN nilai ON mahasiswa.nim=nilai.nim ORDER BY mahasiswa.nim”);
  • Right Join: Berfungsi untuk menghasilkan baris data dari tabel kanan (nama tabel kedua) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kiri (nama tabel pertama), contoh : $sql=mysql_query (“SELECT mahasiswa.nim,mahasiswa.nama_lengkap nilai.nim FROM mahasiswa RIGHT JOIN nilai ON mahasiswa.nim=nilai.nim ORDER BY mahasiswa.nim”);
  • Full Join : Berfungsi untuk menghasilkan baris data jika ada data yang sama pada salah satu tabel, Contoh : $sql=mysql_query(“SELECT  mahasiswa.nim,mahasiswa.nama_lengkap, nilai.nim FROM mahasiswa FULL JOIN nilai ON mahasiswa.nim=nilai.nim ORDER BY mahasiswa.nim”);
  • Union : Berfungsi untuk menggabungkan hasil dari 2 atau lebih perintah SELECT, Contoh : $sql=mysql_query(“SELECT nama_lengkap FROM mahasiswa1 UNION SELECT nama_lengkap FROM mahasiswa2”);
  • AVG() : Berfungsi untuk menghitung nilai-rata-rata dari suatu data, Contoh : $sql=mysql_query(“SELECT AVG(nilai) AS nilai_ratarata FROM nilai”);
  • Count() : Berfungsi untuk menghitung jumlah (cacah) suatu data, Contoh : $sql=mysql_query(“SELECT COUNT(id_mahasiswa) AS jumlah_data FROM mahasiswa”):
  • Max() : Berfungsi untuk mendapatkan nilai terbesar dari data-data yang ada, Contoh : $sql=mysql_query(“SELECT MAX(nilai) AS nilai_tertinggi FROM nilai”);
  • Min() : Berfungsi untuk mendapatkan nilai terkecil dari data-data yang ada, Contoh: $sql=mysql_query(“SELECT MAX(nilai) AS nilai_terendah FROM nilai”);
  • Sum() : Berfungsi untuk mendapatkan nilai total penjumlahan dari data-data yang ada, Contoh : $sql=mysql_query(“SELECT SUM(nilai) AS nilai_total FROM nilai”);
  • Having() : Berfungsi untuk memfilter data dengan fungsi tertentu, Contoh : $sql=mysql_query(“SELECT nama_lengkap,SUM(nilai) FROM nilai WHERE nama_lengkap=’AQILA’ OR nama_lengkap=’ADIVA’ GROUP BY nama_lengkap HAVING SUM (nilai)>95
  • Ucase() : Berfungsi untuk mengubah huruf pada data tertentu menjadi huruf besar, Contoh : $sql=mysql_query(“SELECT UCASE (nama_lengkap) as nama FROM mahasiswa”);
  • Lcase() : Berfungsi untuk mengubah huruf pada data tertentu menjadi huruf kecil, Contoh : $sql=mysql_query(“SELECT LCASE(nama_lengkap) as nama FROM mahasiswa”);
  • Mid() : Berfungsi untuk mengambil beberapa karakter dari field teks, Contoh: $sql=mysql_query(“SELECT MID (jurusan,1,4) as singkatan_jurusan FROM Mahasiswa”);
  • Len() : Berfungsi unutk mendapatkan informasi jumlah karakter dari field teks, Contoh: $sql=mysql_query(“SELECT LEN(nama_lengkap) as panjang_nama
  • FROM mahasiswa”);
  • Round() : Berfungsi untuk pembuatan bilangan pecahan, Contoh: $sql=mysql_query(“SELECT id_mahasiswa, ROUND (nilai,0) as nilai_bulat FROM nilai”);

Post a Comment

Previous Post Next Post