Definisi XAMPP Dan Referensi Daftar Pustakanya

Pada postingan kali ini saya akan memberikan sebuah informasi edukasi tentang definisi XAMPP beserta dengan komponen, fungsi dan kegunaannya. XAMPP sendiri tidaklah asing bagi teman-teman pengembang dan atau yang sedang mempelajari pemrograman pembuatan sebuah aplikasi berbasis website. Dalam dunia server local XAMPP dikenal dengan Apache Server yang penggunaanya sudah cukup sering dan umum digunakan. Sedangkan dalam mengembangkan website, terutama yang berbasis bahasa pemorgraman PHP dan Apache Server, perlu perangkat lunak yang mendukung hal tersebut.
 
 

 

Pada dasarnya kata XAMPP secara akronim berasal dari singkatan yang memiliki makna tersendiri, Adapun makna dari masing-masing huruf tersebut yaitu:

 

X

sebagai program yang paling banyak dijalankan pada sistem operasi, baik pada windows, Linux, Mac, OS ataupun Solaris.

A

Apache, sebagai aplikasi web server, yang mana bertugas dalam menghasilkan halaman web yang benar kepada user melalui kode PHP yang telah dituliskan pada halaman web.

M

MySQL, merupakan aplikasi database server yang dapat berguna untuk menambahkan, menghapus, dan mengubah data yang ada pada database. SQL kepanjanan dari Structured Query Language yaitu sebagai bahasa yang terstruktur dalam mengolah database.

P

PHP, merupakan bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk membuat web yang bersifat server side

P

Perl, yaitu bahasa pemrograman

 

Dari penjabaran tersebut maka kata XAMPP tersebut adalah singkatan dari X, Apache, MySQL, PHP dan Perl. Setelah mengetahui tentang akronim dan kepanjangannya maka selanjutnya kita akan membedah tentang definisi XAMPP yang dirangkum dalam sebuah artikel edukasi yang berjudul Definisi XAMPP dan Referensi Daftar Pustakanya.

 

Terdapat banyak Definisi XAMPP yang dikemukakan oleh banyak ahli dengan berbagai susunan kalimat dan pengertian yang berbeda-beda namun semua definisi tersebut memiliki kesamaan pada makna yang ingin disampaikan. Berikut beberapa definisi XAMPP menurut beberapa para ahli yang disertai dengan referensi daftar pustakanya, diantaranya:
 
Definisi XAMPP:
 
XAMPP adalah aplikasi web server bersifat instan (siap saji) yang dapat digunakan baik di sistem operasi Linux maupun di sistem operasi Windows [Pratama, 2014].

 

XAMPP adalah perangkat lunak opensource yang diunggah secara geratis dan bisa dijalankan di semua semua operasi seperti windows, linux, solaris, dan mac [Buana, 2014].

 

XAMPP merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis dan dapat diakses secara lokal menggunakan web server local (localhost) [Hidayatullah., dkk, 2015].

 

XAMPP merupakan aplikasi web server yang banyak dipakai oleh pengembang website, terdiri dari Apache web server, MySQL, PHP, Perl, FTP Server dan phpMyAdmin [Supono & Putratama, 2016].

 

XAMPP merupakan perangkat lunak yang terdiri dari PHP, Apache, MySQL, dan phpMyAdmin sehingga menjadi satu kesatuan atau dikenal dengan software package/installer dimana proses dan konfigurasi dilakukan secara otomatis, mudah dan praktis [Solichin, 2016].

 

Fungsi XAMPP Dan Penerapannya:

 

Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang statis maupun dinamis.
 
XAMPP sebagai web server lokal yang melibatkan banyak perangkat lunak lainnya, tentu memiliki bagian-bagian yang penting. Adapun bagian-bagian tersebut yaitu: 

 

1.          Control Panel

Control panel merupakan halaman yang diibaratkan sebagai kunci karena control panel ini berfungsi untuk menghidupkan XAMPP. Sebagai contoh, apabila anda hendak membuat sebuah website, maka anda cukup menghidupkan Apache dan MySQL pada panel tersebut. Melalui panel ini pula anda dapat mengatur program dari XAMPP mana yang akan diaktifkan, dinonaktifkan, atau melakukan pengaturan lainnya.

2.          Localhost

Localhost berfungsi sebagai fitur utama adalah Apache Server untuk menjalankan sebuah halaman website yang sedang dikembangkan tanpa harus terkoneksi dengan internet. Adapun proses penerapannya yaitu dengan cara mengetik browser dan mengakses halaman pada localhost di address bar (Contoh: http://localhost/phpmyadmin/).

3.          Htdocs

Htdocs merupakan sebuah folder untuk menampung follder file-file script website yang dikembangkan. Folder htdocs akan tampil otomats saat proses instalasi aplikasi XAMPP. Adapun lokasi folder tersebut ada pada Drive dimana anda menginstal aplikasi XAMPP. Namun yang paling umum biasanya di Drive C (contoh: C:\xampp\htdocs).

4.          phpMyAdmin/MySQL

phpMyAdmin merupakan bagian yang berfungsi untuk mengelola (membuat, menyimpan, menambah ataupun menghapus) database MySQL/MariaDB dengan mudah melalui antarmuka grafis, tanpa perlu mengetik perintah SQL manual. Di dalam bagian ini ada beberapa menu yang berfungsi sebagai berikut:

 

Manajemen Database dan Tabel

phpMyAdmin memungkinkan pengguna untuk membuat, mengedit, menyalin, mengganti nama, dan menghapus database serta tabel. Pengguna juga dapat menambah, mengubah, atau menghapus kolom (field) dan indeks pada tabel dengan mudah melalui antarmuka grafis yang intuitif.

Eksekusi Query SQL

Pengguna dapat menulis, menguji, dan menjalankan perintah SQL langsung melalui tab SQL. Hal ini mencakup query sederhana seperti SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, hingga query kompleks dan batch query.

Impor dan Ekspor Data

phpMyAdmin mendukung impor data dari berbagai format file seperti SQL, CSV, XML, PDF, Excel, dan lainnya. Fitur ekspor memungkinkan backup database atau migrasi data ke server lain dengan mudah.

Manajemen Pengguna dan Hak Akses

Pengguna dapat menambah, mengubah, dan menghapus akun MySQL, serta mengatur hak akses (privileges) pada database, tabel, atau kolom tertentu. Hal ini membantu menjaga keamanan data dan kontrol akses yang tepat.

 

Pengaturan Indeks dan Relasi

phpMyAdmin memungkinkan pembuatan dan pengelolaan primary key, foreign key, relasi antar tabel, serta indeks untuk meningkatkan performa pencarian dan integritas data.

 

Administrasi Beberapa Server

Bagian ini dapat mengelola banyak server database dari satu dashboard, memudahkan administrator yang mengawasi lebih dari satu server MySQL/MariaDB.

 

Visualisasi dan Pencarian

phpMyAdmin menyediakan diagram atau grafik skema database, fitur Query-By-Example, serta pencarian global pada seluruh database atau subset-nya, mempermudah analisis dan navigasi data.

 

Referensi Daftar Pustaka:

þ  

[Hidayatullah, Priyanto & Jauhati Khairul K., 2015, Pemrograman WEB. Bandung: Informatika Bandung].

þ  

[Pratama, I Putu Agus Eka, 2014, Sistem Informasi Dan Implementasinya. Bandung: Informatika Bandung].

þ  

[Buana, I. K. S. (2014). Jago Pemrograman PHP. Jakarta: Dunia Komputer.].

þ  

[Supono & Putratama, V., 2016. Pemrograman Web dengan Menggunakan PHP dan Framework Codeigniter, Yogyakarta: Deepublish].

þ  

[Solichin, A. (2016). Pemrograman Web dengan PHP dan MySQL. Jakarta: Universitas Budi Luhur.].

 

Lihat juga refernsi berikut: 

þ  

Definisi jQuery dan referensi daftar pustakanya

þ  

Definisi CSS dan referensi daftar pustakanya

þ  

Definisi PHP dan referensi daftar pustakanya

 

Demikian rangkuman tentang beberapa definisi XAMPP, Fungsi dan referensi daftar pustaka. Semoga bermanfaat, menambah wawasan dan pengetahuan untuk mengenal tentang definisi website menurut para ahli dan referensi pustakanya.

 

þ  

Silahkan kunjungi Sitemap (peta situs kami) untuk menemukan Inspirasi lainnya: Tutorial, Edukasi, Judul Skripsi dan Source Code dari: Aplikasi, Sistem Informasi, Sistem Pendukung Keputusan, Sistem Pakar, E-Commerce dan lain-lain.

þ  

Kami juga menerima jasa JOKI pembuatan Aplikasi untuk Skripsi/Tugas Akhir, dan lain-lain.

 

Post a Comment

Previous Post Next Post